Budaya Sadranan yang masih melekat pada masyrakat Pegunungan

SRB 8 Agustus 2009
Budaya sadranan merupakan budaya turun – temurun yang tidak bisa lepas dari adatnya yang ada , hal ini bisa dilihat pada Bulan Jawa Sa`ban ( Ruwah ) budaya ini lebih banyak dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di pegunungan seperti Cepogo , Selo , Musuk dan Ampel seperti pantauan SRB pada hari Sabtu yang lalu ketika berkunjung pada warga memang banyak sekali yang datang itu merupakan media untuk silaturohmi dari warga yang satu dengan warga yang lain tutur dari Kandi Cepogo salah satu Ketua Himpunan Tani Makmur , budaya ini merupakan budaya turun – temurun atau warisan dari leluhur dari dulu dan ini merupakan media untuk silaturohmi warga antar kampung yang satu dengan kampung yang lainnya dan ini merupakan adapt istiadat yang di uri-uri ( di lestarikan ) untuk wilayah Cepogo biasanya pada tanggal 15 Sa`ban ( Ruwah )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: